1.
Bagian-bagian kompas :
a. Jarum Kompas ; Jarum Magnet
Jarum kompas adalah bagian penting
dari kompas tersebut dari magnet. Jarum kompas ini dijaga agar tidak berkarat
dengan menggunakan Minyak Bening atau
ada yang menyebutkannya cairan anti static. Biasa juga ditambahkan fosfor
sebagai tanda untuk melihat kompas pada malam hari.
b. Piringan derajat
Didalam kompas ada lingkaran yang
terdiri atas garis-garis. Garis ini disebut garis pembagian skala derajat. Cara
membaca skala derajat ini searah dengan jarum jam yang dimulai dari arah utara
magnetis, kemudian melingkar menuju titik utara magnetis kembali.
c. Skala piringan derajat
Skala piringan derajat ini ada
bermacam-macam. Pembagian derajat internasional atau standarnya adalah seperti
sudut lingkaran yaitu 3600. Kompas militer mempunyai 6.0001
: 6.3001 atau 6.4001.
d. Rumah kompas
Yaitu tempat bagian kompas tersebut
berada. Di dalam rumah kompas biasanya juga diberi minyak bening sebagai
penangkal luar, selain itu juga berfungsi untuk menghindari karat. Cairan ini
berfungsi melindungi kompas terutama dalam suhu antara -40 C sampai
500 C jadi, dalam temperatur yang demikian kompas masih dapat
berkerja normal. Selain itu minyak bening dalam rumah kompas membuat jarum
kompas bekerja lebih baik, lebih tenang.
Macam-macam kompas :
a.
Kompas Lensa
Kompas Lensa merupakan kompas yang dilengkapi dengan lensa biconcav untuk mempermudah dalam pembacaannya.
Bahan lensa ini dapat dari logam maupun dari fiber.
Kompas Lensa merupakan kompas yang dilengkapi dengan lensa biconcav untuk mempermudah dalam pembacaannya.
Bahan lensa ini dapat dari logam maupun dari fiber.
Kelebihan
dari lensa ini adalah:
a)
Keringanannya sehingga mudah untuk dibawa dan
digunakan, selain harganya yang cukup murah.
b)
Memiliki pengait untuk memudahkan dalam mendatarkan
kompas.
Kekurangannya
adalah
a)
Piringan kompas mudah sekali bergerak sehingga
mempersulit kita dalam penghitungan besar sudut kompas.
b)
Skala pada kompas tiap strip rnewakili dua skala,
validitas pengukuran besarnya sudut kompas kurang, terutama untuk pengukuran
sudut kompas dengan angka ganjil, pengukurannya berdasarkan perkiraan saja.
b.
Kompas Silva
Kompas ini sering disebut juga Kompas Orientasi, ini disebabkan oleh kemudahan penggunaan kompas ini untuk orientasi medan.
Kompas ini memiliki tanda panah penyesuai yang terdapat di dasar piringan kompas, dilengkapi pula dengan cermin.
Selain itu disekitar piringan kompas terdapat konektor dan penggaris.
Kompas ini sering disebut juga Kompas Orientasi, ini disebabkan oleh kemudahan penggunaan kompas ini untuk orientasi medan.
Kompas ini memiliki tanda panah penyesuai yang terdapat di dasar piringan kompas, dilengkapi pula dengan cermin.
Selain itu disekitar piringan kompas terdapat konektor dan penggaris.
Kelebihannya
adalah :
a)
Memiliki cermin untuk memudahkan dalam pembacaan dan
pembidikan
b)
Dilengkapi dengan penggaris (dalam cm dan inchi).
c)
Untuk jenis tertentu memiliki kaca pembesar dan
konektor untuk peta berskala I : 50.000 dan I : 25.000.
d)
Untuk jenis tertentu dilengkapi dengan lensa pembidik.
e)
Dapat digunakan untuk mengukur besar sudut peta
(pengganti busur derajat).
Kekurangannya
adalah
a)
Untuk membuat kompas terdebut datar kita harus
menggunakan alat bantu yang datar.
b)
Bila membidik besar sudut kornpas tidak dapat langsung
diketahui.
c.
Kompas Prisma
Kompas ini memiliki prisma pada bagian dekat pengait.
Kompas ini terbuat dari bahan logam, dengan jarum kompas mengandung zat phosphoric yang akan memudahkan pembacaan sudut bila pada atempat gelap.
Kompas ini terbuat dari bahan logam, dengan jarum kompas mengandung zat phosphoric yang akan memudahkan pembacaan sudut bila pada atempat gelap.
Kelebihannya
adalah
a)
Besar sudut bidikan bisa langsung di baca melalui
prisma.
b)
Dapat langsung diketahui azimuth dan back azimuthnya.
c)
Mudah digunakan, mudah didatarkan.
Kekurangannya
adalah
a)
Terbuat dari logam sehingga berat.
Cara menggunakan kompas yaitu :
Pada dasarnya cara penggunaan
kompas lebih ditekankan pada urutan – urutan yang benar untuk menggunakan kompas, yaitu antara lain :
1. Buka
bagian penutup (untuk kompas yang ada bagian penutupnya).
2. Jauhkan
kompas dari gannguan local dan benda – benda yang mengandung medan magnet.
3. Pegang/letakan kompas dengan datar.
4. Bidik
sasaran yang dituju dimana celah bidik, garis bidk dan sasaran satu garis
lurus.
Baca/lihat besarnya
sudut dari bagian untuk melihat angka – angka derajat (untuk kompas bidik).






















